Sukapada Dukung Program ODF Capai Target, Suhartomo: Kami Terus Sosialisasikan

  • WARTA
  • -
  • Kamis, 22 April 2021 | 13:05 WIB
210422131337-sukap.jpeg

Foto: Dok/Pena Bandung

Lurah Sukapada, Suhartomo beserta jajaran saat sosialisasi Program ODF kepada warga di RW 14 Kelurahan Sukapada, Kamis (22/4/2021).

PENABANDUNG.COM - Pemerintah Kota Bandung sampai Mei 2021 menargetkan ODF di Kota Bandung mencapai 60 persen.

Berbagai upaya pun telah dilakukan dari tingkat kota bahkan sampai ke tingkat RT/RW pada setiap kelurahan di Kota Bandung.

Salah satu kelurahan yang sudah siap dengan program ODF adalah Sukapada Kecamatan Cibeunyingkidul.

Lurah Sukapada, Suhartomo menyebutkan pihaknya telah menjalankan dan mendukung program ODF yang dicanangkan Pemerintah. Bahkan sampai saat ini, di wilayah Sukapada ODF telah mencapai 76 persen.

Lurah Sukapada, Suhartomo didampingi Ketua LPM, RW dan pegiat lingkungan saat kunjungan ke wilayah RW 14.

"Sudah 76 persen, dan sisanya yang 24 persen kami terus berupaya melalukan sosialisasi kepada warga untuk tidak BAB sembarang atau membuang tinja langsung ke sungai," ujar Suhartomo di sela kunjungan dan inspeksi ke wilayah RW 14, Kelurahan Sukapada, Kamis (22/4/2021).

Di samping itu, Suhartomo mengharapakan kerjasama yang baik antara pengurus RT, RW, dan semua lapisan masyarakat untuk mencapai target ODF di wilayahnya tembus 90 bahkan 100 persen.

Disinggung mengenai anggaran, Suhartomo memeparkan bisa menggunakan dana PIPPK atau swadaya masyarakat yang dikelola pengurus kewilayahan RT dan RW.

"Upaya untuk mencapai target tersebut ada berbagai cara dilakukan yakni melalui anggaran PIPPK, targetnya bulan Mei ini tercapai. Dan yang kedua adalah swadaya masyarakat," Ujarnya seraya menambahkan, "Kami terus menyosialiasikan kepada masyarakat tentang tentang pentingnya program ini."

Diketahui, Open Defecation Free (ODF) atau kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar (BAB) sembarangan adalah salah satu program yang digagas Pemerintah Kota Bandung untuk menciptakan Bandung Sehat.

Di tempat yang sama, Ketua RW 14, Maman menegaskan dukungan terhadap program ODF ini. Maman menyebutkan bahwa praktik BAB sembarangan atau membuang tinja langsung ke sungai bisa berdampak buruk bagi lingkungan.

"Iya berbahaya itu membuat tinja langsung ke sungai, sebisa mungkin kami upayakan agar warga tidak membuang tinja sembarangan," jelas Maman.

Maman juga memaparkan kondisi masyarakat yang pada umumnya memiliki saluran pembuangan menyatu antara tinja, air sabun, dan air cucian dapur. Sementara untuk program ini, pembuangan tinja harus terpisah dari saluran lainnya.

Senada dengan Lurah dan Ketua RW, Ketua LPM Kelurahan Sukapada, mengharapkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang tinja ke sungai. Karena dampak dari hal tersebut bisa mencemari lingkungan dan berbahaya bagi kelangsungan hidup dan kesehatan masyarakat Kota Bandung.***

Penulis/Pewarta: Muhamad Basuki
Editor: Asep el-Abbas
©2021 PENABANDUNG.COM

TAGS:
Bagikan melalui:
Komentar
Berita Lainnya
210619180220-polwi.jpg
Polwiltabes Bandung Kembali Lakukan Penyekatan Beberapa Ruas Jalan
210607213834-dewan.jpg
DPRD Minta KLHS Diintegrasikan dengan RPJMD
210621080211-60-ta.jpg
60 Tahun Sister City, Jembatan Bandung Hadir di Taman Kota Braunschweig
210529062844-yahud.png
Yahudi 'Bermain', Aplikasi Al-Quran Ustaz Adi Hidayat Dihapus Google
210526211142-atura.jpg
Aturan Jenjang Jabatan Membuat Resah ASN Kemnaker
Terkini
Headline
Terbanyak Dibaca
Pena Bandung TV
Populer Bulan Ini