Pemerintah Terus Berupaya Dukung UMKM dan Ekonomi Kreatif Naik Kelas

  • WARTA
  • -
  • Kamis, 22 April 2021 | 06:45 WIB
210422065948-pemer.jpeg

Foto: BRI

Hasil produksi pengajin yang dijual di pasar domestik. Pemerintah berjanji menyederhanakan perizinan dan mempermudah mendapatkan sertifikasi.

PENABANDUNG.COM - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran besar dalam perekonomian nasional. Sektor ini tercatat mampu menghasilkan lebih dari 60 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Menilik potensi yang luar biasa besar, pemerintah memberikan berbagai dukungan untuk mendorong UMKM naik kelas dari penjual lokal menjadi penyuplai produk global.

“Ini bukan merupakan sesuatu yang mustahil atau sesuatu yang tidak terjangkau. Melalui berbagai upaya, maka usaha kecil menengah Indonesia diharapkan akan memiliki kepercayaan diri, pengetahuan, dan siap berkompetisi di pasar global”, ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani pada acara Konferensi 500.000 Eksportir Baru secara virtual, Selasa (20/04/2021)

Dalam rangka mempermudah UMKM menembus pasar global, saat ini pemerintah tengah melakukan berbagai negosiasi Free Trade Agreement (FTA) untuk menghubungkan pasar Indonesia dengan pasar-pasar dunia. Pemerintah juga terus berupaya menyederhanakan aturan perizinan untuk memastikan kemudahan UMKM mengurus legalitas dari kegiatan usahanya, sehingga perizinan berlapis dan biaya sertifikasi dapat diminimalisir.

Selain itu, pemerintah juga menurunkan suku bunga untuk usaha kecil-menengah dengan harapan dapat membuka akses pembiayaan perbankan melalui Program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Selanjutnya, pemerintah juga melakukan pendampingan dan pelatihan melalui Kementerian Industri, Kementerian Perdagangan, Kementerian UMKM, hingga Pemerintah Daerah.

“Minimnya standar produk sesuai standar global menjadi penghalang bagi UMKM untuk bisa menembus pasar global. Juga dari sisi produksi terjadinya inkonsistensi serta tidak terjadinya kontinuitas dari produksi serta kualitas dari produknya. Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan (kualitas) dan menambah anggaran di bidang riset dan pengembangan,” ujar Menkeu.

Menggenapkan dukungan-dukungan sebelumya, pemerintah juga terus membangun infrastruktur teknologi informasi untuk mengurangi hambatan konektivitas yang dihadapi oleh pelaku UMKM. Ini dilakukan agar UMKM di seluruh wilayah Indonesia dapat memperoleh informasi mengenai peluang pasar dan jangkauan pemasaran.

“Dengan pembangunan Nasional Logistic Ecosystem dan pembangunan infrastruktur, pemerintah berharap UMKM dapat meningkatkan daya saing dan menurunkan biaya distribusi dan logistik,” pungkas Menkeu. (HUMAS KEMENKEU/UN)

Editor: Asep el-Abbas

TAGS:
Bagikan melalui:
Komentar
Berita Lainnya
210615111159-desa-.png
Desa Batukarut Lanjutkan Pembangunan di Bawah Kepemimpinan Kades Cepi Ramdani
210607213153-dewan.jpg
Dewan Sambut Usulan Pencabutan Perda Soal Lembaga Kemasyarakatan
210606000139-pansu.jpg
Pansus 3 DPRD Pantau Perkembangan Proses Likuidasi PD Kebersihan
210609212921-bpd-d.jpg
BPD dan Aparatur Desa Cipagalo Siap Laksanakan Pilkades 2021
210609194032-kades.jpg
Kades Batukarut Lanjutkan Pembangunan di Wilayahnya
Terkini
Headline
Terbanyak Dibaca
Pena Bandung TV
Populer Bulan Ini