Dianggap Tidak Asli, Tokoh Syiah ini Menggugat ke MA Minta 26 Ayat Al-Quran Dihapus

  • WARTA
  • -
  • Kamis, 18 Maret 2021 | 06:48 WIB
210318065746-diang.png

Foto: pixabay/fexels

PENABANDUNG.COM - Mantan Ketua Dewan Wakaf Pusat Syiah di Uttar Pradesh Wasim Rizvi mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung meminta 26 ayat dalam Alquran dihapus.

Tindakan tersebut mengundang reaksi keras berbagai kalangan, mereka mendatangi MA pada hari Jumat dengan membawa petisi meminta agar gugatan itu segera dihentikan.

Dikutip dari India Time, Kamis (18 Maret 2021), Rizvi dalam gugatannya mengatakan bahwa 26 ayat tersebut diduga disisipkan oleh tiga khalifah (Abu Bakar, Umar dan Usman) untuk mendukung kekuasaan mereka dan bahwa ayat-ayat tersebut memprovokasi kekerasan dan menghasut orang untuk berjihad.

Baca juga: Jadi Orang Biasa adalah Nikmat yang Luar Biasa

Dewan Hukum Pribadi Syiah Seluruh India dan banyak organisasi Muslim lainnya telah mengutuk tindakan Rizvi dan meminta MA untuk menolak gugatan tersebut karena kaum muslimin tidak akan menerima perdebatan tentang keaslian dan kebenaran ayat-ayat Alquran.

"Tak seorang pun dari Hazrat Imam Ali, imam pertama Syiah, hingga Imam Hussain atau imam lainnya yang pernah meragukan kebenaran ayat-ayat Alquran, Dia mengutip di luar konteks dan mencoba menyebarkan perselisihan. Mahkamah Agung harus segera menolak gugatan," ujar Sekretaris Jenderal Dewan Hukum Pribadi Syiah Maulana Yasoob Abbas.

Dilansir dari India Time, Sekretaris Jenderal Dewan Hukum Pribadi Muslim Seluruh India Maulana Mahmood Daryabadi mengatakan, tidak ada satu kata pun dalam Alquran yang telah diubah selama 14 abad terakhir. “Mahkamah Agung harus segera menghentikan gugatan. Tidak ada ayat Quran yang memprovokasi orang untuk melakukan kekerasan. Wasim Rizvi mengutip ayat-ayat itu di luar konteks,” kata Daryabadi.

Baca juga: Ditemukan Gunung Emas di Luhihi, Warga Hubungkan dengan Tanda Akhir Zaman

Aktivis Abbas Kazmi mengatakan Wasim Rizvi telah menciptakan keretakan antara Syiah dan Sunni. “Tidak ada Syiah yang pernah mengatakan bahwa ada interpolasi apapun dalam Quran,” kata Kazmi.***

Penulis/Pewarta: Muhamad Basuki
Editor: Asep el-Abbas
©2021 PENABANDUNG.COM

TAGS:
Bagikan melalui:
Komentar
Berita Lainnya
210507224038-ketua.jpg
Ketua Yayasan Widyatama: Bantuan Sembako kepada Warga Implementasi Program Pengabdian
210422065948-pemer.jpeg
Pemerintah Terus Berupaya Dukung UMKM dan Ekonomi Kreatif Naik Kelas
210419122854-presi.png
Presiden Jokowi: Tidak Boleh Lengah, Pandemi Masih Ada dan Nyata
210428193959-upaya.jpg
Upaya Indonesia Akhiri Pandemi, dari AKB Hingga Vaksinasi
210415220853-tingk.jpg
Tingkatkan Keimanan, Kamus Pendopo Gelar Bandung Bertadarus
Terkini
Headline
Terbanyak Dibaca
Pena Bandung TV
Populer Bulan Ini