Pemkot Bandung Alokasikan 4 Miliar Rupiah untuk Penanganan Jenazah Covid-19

  • WARTA
  • -
  • Rabu, 3 Februari 2021 | 10:16 WIB
210203103123-pemko.jpg

humas pemkot bandung

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna

PENABANDUNG.COM - Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengemukakan bahwa Pemerintah Kota Bandung mengalokasikan dana sekitar Rp4 Miliar untuk membiayai proses penanganan jenazah Covid-19.

Dana tersebut termasuk tenaga tambahan pemikul jenazah yang saat ini dijadikan Pekerja Harian Lepas (PHL) oleh Dinas Tata Ruang (Distaru) di TPU Cikadut.

Ema Sumarna yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung juga menyebutkan alokasi dana tersebut didapat setelah berdiskusi dengan Kepala BPKA dan Kepala Distaru Kota Bandung sebagai operasional selama 11 bulan ke depan.

Baca juga: Jangan Sampai Keliru!, Kenapa Tidak Boleh Menggunakan Media Tanam Hanya Satu Jenis

"Jadi dari Februari sampai Desember 2021. Tapi itu belum ada garansi berlanjut, ini selama pandemi Covid-19," katanya usai menghadiri Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Selasa, 2 Fabruari 2021.

Ema mengatakan, jika bukan dalam keadaan pandemi Covid-19, normalnya yang menggotong jenazah ke liang lahat dilakukan oleh keluarga atau orang terdekat.

Itu biasa dilakukan karena merupakan penghormatan terakhir kepada orang yang sangat dekat atau tercinta.

Baca juga: Warga Disuruh Pulang dari Kelurahan Cicaheum Saat Urus Keperluan

"Tapi kalau penanganan pengangkut jenazah sekarang di masa pandemi ya bagaimanapun harus diakomodir," katanya.

"Karena memang di dalam Perda lama ya tidak lazim hal itu (jasa pemikul), dan saat ini itu harus menjadi bagian yang harus dijasakan," lanjutnya.

Terkait hal itu, Ema mengaku sudah melaporkannya kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung.

Semua sudah dalam proses agar tidak ada lagi persoalan mengenai penanganan jenazah Covid-19 ke depannya.

Baca juga: Maher Zain - Number One For Me

"Insyaallah tidak ada lagi persoalan masalah penanganan jenazah covid untuk pemakaman. Karena memang jaraknya cukup jauh sekitar 200-300 meter ke lokasi penguburan," katanya.

Ia pun menambahkan untuk antisipasi, lahan untuk pemakaman di TPU Cikadut saat ini masih tersisa 4.782 liang lahat untuk jenazah Covid-19.

"Kalau berbicara lahan, sebenarnya sangat luas. Walau pun itu sangat tidak diharapkan atau mudah-mudahan tidak digunakan. Sekali lagi, ini untuk antisipasi ada 4.782 liang lahat untuk jenazah Covid-19," katanya. ***

Penulis/Pewarta: Rosmawati
Editor: Asep el-Abbas
©2021 PENABANDUNG.COM

TAGS:
Bagikan melalui:
Komentar
Berita Lainnya
210616083748-di-ma.jpg
Di Margahayu, Hanya Satu Desa yang akan Gelar Pilkades Serentak
210607213153-dewan.jpg
Dewan Sambut Usulan Pencabutan Perda Soal Lembaga Kemasyarakatan
210607212755-dewan.jpg
Dewan Berharap LSM Mampu Tingkatkan Kontribusi Bagi Masyarakat
210529062844-yahud.png
Yahudi 'Bermain', Aplikasi Al-Quran Ustaz Adi Hidayat Dihapus Google
210606000139-pansu.jpg
Pansus 3 DPRD Pantau Perkembangan Proses Likuidasi PD Kebersihan
Terkini
Headline
Terbanyak Dibaca
Pena Bandung TV
Populer Bulan Ini