Gerakan Arah Baru Indonesia

Garbi Jabar Hadir Kembali Dalam Acara Musywil

foto

Garbi Jabar Hadir Kembali Dalam Acara Musywil

“Mimpi-mimpi hanya bisa terwujud jika kita bersatu, jika kita optimis dan jika kita percaya diri”

”Kerjakan dengan bahasa cinta, karena itu yang diinginkan setiap orang terhadap dirinya, cinta akan membawa pertanggungjawaban, masyarakat akan disiplin sendiri jika ia sudah mengenal bagaimana ia mencintai dirinya, lingkungan dan Tuhan.”

“Untuk jadi maju memang banyak tantangan dan hambatan. Kecewa semenit dua menit boleh, tetapi setelah itu harus bangkit lagi,”

“Saya disuruh bekerja, ya kerja. Mau dinilai jelek, terserah yang menilai.”

“Membacalah dan bangsa ini akan terhindar dari buta karena ketidaktahuan.”

“Setiap hari setiap saat itu pasti ada aspirasi dari rakyat, dari bawah. Ada kebutuhan dari bawah, yang kalau kita hanya duduk di kantor enggak akan ketangkap seperti itu.”

“Kita pelayannya masyarakat. Kayak konsumen yang datang ke kita, layaknya raja.”

“Hidup adalah tantangan, jangan dengarkan omongan orang yang tidak jelas, yang penting kerja, kerja dan kerja. Kerja akan menghasilkan sesuatu, sementara omongan hanya menghasilkan alasan.”

“Bukan kesulitan yang membuat kita takut, tapi sering ketakukanlah yang membuat jadi sulit. Jadi, jangan mudah menyerah!”

“Luwih becik rengeng-rengeng dodol dawet, tinimbang numpak Mercy mbrebes mili.”

“Pemimpin adalah ketegasan tanpa ragu.”

Gerakan Arah Baru Indonesia Provinsi Jawa Barat, menginisiasi musyawarah wilayah Garbi Provinsi, yang insyaAllah akan dilaksanakan pada Rabu, 23 Desember 2020.

Dengan Tema: Indonesia Tenang, Rakyat Senang

Tujuan:

1. Menyatukan potensi warga Jawa Barat yang konsen dengan kemajuan Indonesia menuju 5 besar dunia.

2. Konsolidasi pengurus wilayah dan pengurus GARBI dengan setiap chapter di Jawa Barat.

Indonesia adalah negara besar secara jumlah penduduk dan teritori dengan potensi besar diantaranya (1) modal alam, (2) modal Intelektual anak bangsa, (3) modal budaya, (4) modal agama-ideologi, dan (5) modal demografi. Inisiasi Musywil Garbi Jabar,

(1) Indonesia memiliki modal alam terutama dalam bidang pertanian, pertambangan, dan kelautan sehingga berpotensi mengantarkan kita menjadi negeri pusat pangan, tambang, juga maritim bagi dunia.

(2) Indonesia memiliki modal intelektual anak bangsa, secara kualitas dan kuantitas berpotensi mengantarkan Indonesia menjadi pusat inovasi sains teknologi, pusat industri modern, juga penyumbang terbesar teknologi masa depan.

(3) Indonesia memiliki modal budaya secara kualitas, kuantitas dan kreativitas anak bangsa yang mengantarkan Indonesia menjadi pusat seni dan budaya populer masa depan.

(4) Indonesia memiliki modal agama dan ideologi Pancasila, yang berpotensi menjadi penyumbang nilai nilai kehidupan yang luhur untuk kemanusiaan yang makin ringkih dan miskin kebahagiaan; seperti kehidupan spiritual, keseimbangan hidup, ketenangan hati, toleransi juga keyakinan ketuhanan.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Camat dan Lurah Harus Akomodir, Inisiatif, dan Sinergi dengan Masyarakat Potensial
Sekda Kota Bandung, "PPHI Ikut Memikirkan dan Memberi Masukan Pada Permasalahan Kota Bandung"
Dani Nurahman: Pembelajaran Jarak Jauh Diperpanjang Sampai Juni 2021
Negatif Covid-19, Oded Minta Warga Lebih Peduli Dan Tingkatkan Prokes
Warga Disuruh Pulang dari Kelurahan Cicaheum Saat Urus Keperluan