Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kota Bandung Mulai Diterapkan, Lalin Kembali Padat

foto

PENABANDUNG.COM - Bagian Humas Pemkot Bandung, Sony Teguh Prasatya dalam rilis yang diterima penabandung.com menginformasikan bahwa arus lalu lintas di Kota Bandung mengalami peningkatan hingga dua kali lipat setelah penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Hal ini berbeda saat Kota Bandung masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Ditempat terpisah, Kepala Bidang Manajemen Transportasi dan Parkir (MTP) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Khairul Rijal memaparkan, saat PSBB, kendaraan yang masuk ke Kota Bandung mencapai 157.000 unit. Terdiri dari mobil, sepeda motor, angkutan umum dan angkutan barang.

Saat diberlakukan AKB melonjak menjadi 304.000 kendaraan. "Kepadatan arus lalu lintas tersebut dikarenakan masyarkat dari luar kembali beraktivitas ke kota Bandung," kata Khairul pada acara bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, Selasa, 30 Juni 2020.

Baca juga: Gunung Terkecil di Dunia Tingginya Kurang Dari Satu Meter

Data tersebut berdasarkan pemantauan di CCTV yang masuk ke Kota Bandung. "Dari pintu masuk Cibeureum naik 35 persen. Sedangkan Cibiru naik 22 persen," imbuhnya.

Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung, AKP Galih Bayu Raditya bahkan menyebut peningkatan arus lalu lintas naik hingga 50-80 persen dibandingkan saat PSBB. "Karakteristik Kota Bandung ini tujuan wisata dan kuliner. Ditambah masyarakat juga mengetahui tempat wisata di Kota Bandung sudah mulai dibuka," tuturnya.

Ia mengungkapkan, akhir pekan pertama kemarin, sejumlah ruas jalan di Kota Bandung terbilang padat. Sehingga Satlantas Polrestabes Bandung terpaksa memberlakukan pengaturan penjagaan arus lalu lintas. Termasuk berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk mengantisipasi kemacetan.

Baca juga: Warga Bandung Kreatif Memanfaatkan Ruang Terbuka dengan Unban Farming Terintegrasi

"Kami mengantisipasi dengan menerjunkan anggota pagi siang malam, agar nyaman dan aman selama di Kota Bandung," katanya.

Oleh karenanya, Galih Bayu Raditya menegaskan penutupan sejumlah ruas jalan di Kota Bandung masih tetap berlaku. Hal itu Untuk menghindari kerumunan terutama pada saat malam hari. 

"Walau Bandung masuk AKB, kita akan tetap menutup jalur tengah kota pada malam hari. Mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB. Itu untuk menghindari kerumunan," katanya. ***

Sumber : Sonny Teguh Prawira

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Kang DS: Insentif RT-RW Akan Saya Naikkan 100 Persen Plus BPJS Gratis
China dan Indonesia Sepakat Gunakan Yuan-Rupiah dan Tinggalkan Dolar Amerika
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Jalan Lemah Neundeut Kota Bandung
Habib Rizieq Shihab, Perpisahannya Mengharukan dan Pertemuannya Dinantikan
Setelah Beberapa Lama Vakum, Kepengurusan Pengcab PBSI Kota Bandung Segera Dilantik