Minuman Keras Ini Boleh dan Halal Dikonsumsi Menurut Gus Miftah

  • RAGAM
  • -
  • Rabu, 3 Maret 2021 | 09:47 WIB
210303132741-miras.jpg

Foto: NU Online/Suwitno

Miftah Maulana Habiburrahman atau yang dikenal dengan panggilan Gus Miftah menyertai Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, M.A. atau sering dikenal Said Aqil Siroj, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam konferensi pers, Selasa (2 Maret 2021).

PENABANDUNG.COM - Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021, terutama perihal investasi, produksi, distribusi, dan tata niaga minuman keras (miras) telah resmi dicabut oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (2 Februari 2021).

Tapi menurut Gus Miftah, minuman keras memang haram dikonsumsi. Namun, ada jenis miras yang boleh dan halal dikonsumsi yaitu 'es batu'. "Boleh, ada miras yang boleh dan halal dikonsumsi, es batu, minuman keras itu," ujarnya berkelakar disambut tawa hadirin dalam konferensi pers di Lantai 8 Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jalan Kramat Raya 164 Jakarta Pusat, Selasa (2 Maret 2021).

Dalam acara tersebut, Miftah Maulana Habiburrahman atau yang dikenal dengan panggilan Gus Miftah menyertai Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, M.A. atau sering dikenal Said Aqil Siroj, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam konferensi pers. 

Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman ini memang dikenal sebagai seorang dai yang kerap menyelipkan guyonan dalam setiap ceramahnya. Begitu juga ketika ia menyampaikan kritiknya terhadap pemerintah. "Selama ini ketika kita memberikan kritikan kepada pemerintah saya pasti selalu guyon," ujarnya. 

Lebih lanjut Gus Miftah menyampaikan, "Khairul ashabi man yadulluka alal khairi. Sebaik-baiknya sahabat adalah yang menunjukkan pada kebaikan."

Menurut Gus Miftah, jika PBNU selama ini bersahabat dengan pemerintah maka sudah benar ketika memberikan kritik atas terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal, terutama lampiran III nomor 31-33 yang memuat soal pembukaan investasi minuman keras.   

"Artinya, selama ini kalau pemerintah baik selalu kita dukung dan kalau pemerintah kurang baik tentunya kita ingatkan," ungkap Gus Miftah.

Gus Miftah, kiai muda yang mendeklarasikan dirinya sebagai presiden para pendosa lantaran kerap berdakwah di kelab malam ini menambahkan, segala hal yang berkaitan dengan minuman keras, ia mengaku sangat mengetahui dampak yang akan ditimbulkan. Terlebih, ia menegaskan bahwa akhlak buruk akan dengan sangat mudah menular. ***

Penulis/Pewarta: Tim Pena Bandung
Editor: Asep el-Abbas
©2021 PENABANDUNG.COM

TAGS:
Bagikan melalui:
Komentar
Berita Lainnya
210411213518-ustaz.jpeg
Ustaz Toni: Saat Diberi Bingkisan Sembako Mak Ana Menangis Sambil Berdoa
210402214109-marce.png
Marcell Siahaan: Allah Jamal dan Jalal dalam Suatu yang Bersamaan
Terkini
Headline
Terbanyak Dibaca
Pena Bandung TV
Populer Bulan Ini