Belajar Tata Bahasa Arab dengan Mudah melalui Metode Jari ala Ustaz Ahmad

  • PENDIDIKAN
  • -
  • Minggu, 6 Juni 2021 | 00:24 WIB
210606011202-belaj.jpeg

Foto: Istimewa

Ahmad Syahid Amrulloh Bersama Tim Metode Jari Bersilaturahmi dengan Ketua Umum dan Sekretaris MUI Jawa Barat.

PENABANDUNG.COM - Mempelajari tata bahasa Arab bagi seorang Muslim adalah sangat penting, sebab, ia adalah pintu masuk untuk memahami teks ajaran agama. Al Quran kitab suci umat Islam serta Hadis Nabi ditulis dengan bahasa Arab. Selain itu, literatur lain seperti buku-buku karya ulama sebagian besar ditulis dalam bahasa Arab.

Akan tetapi, sebagian umat Islam menganggap bahwa mempelajari Ilmu Tata Bahasa Arab (nahwu sharaf) ini adalah sulit. Sehingga, banyak umat Islam enggan untuk mulai belajar.

Hal tersebut ditepis oleh Ahmad Syahid Amrulloh, seorang praktisi pengajar Bahasa Arab asal Bandung, yang menyebutkan bahwa belajar nahwu sharaf bisa dipahami dengan mudah, asal punya niat dan kesungguhan.

Dengan berbekal pengalaman belajar dan mengajarkan ilmu tersebut, juga renungan, Ahmad berhasil membuat metode belajar nahwu sharaf dan sudah diterbitkan dalam sebuah buku 'Ilmu Nahwu Shorof Metode Jari Semudah Dzikrullah'.

"Awalnya, saat itu ada seorang anak yang bertanya kepada saya, bagaimana cara mudah memahami dan menghafal dhomir (kata ganti). Saat itu juga secara spontan saya langsung memperagakan jari jemari penulis untuk menerangkan tentang dhomir tersebut yang berjumlah 14 (empat belas)," ujarnya saat berbincang dengan jurnalis Pena Bandung, di kawasan Masjid al Ukhuwah depan Balai Kota Bandung, Jumat (4/6/2021) lalu.

Dijelaskan, bahwa saat pertanyaan tersebut terlontar, Ia sendiri belum mengetahui bagaimana kaitan jari-jemari dengan pelajaran dhomir. 

Ahmad menjelaskan, motede belajar ilmu nahwu sharaf yang ia gagas memiliki beberapa kelebihan, yakni, materi disusun secara sistematis, memakai bahasa yang sederhana dalam penjelasan definisi-definisi dan mengkaitkannya dengan pelajaran bahasa Indonesia sehingga pembaca diharapkan dapat lebih mudah memahaminya.

Yang kedua, memadukan Ilmu Nahwu Shorof dalam sebuah bahasan dengan penyusunan materi secara berjenjang dimulai dari yang paling dasar serta dengan menggunakan media penyampaian berupa pola “Kotak Cerdas” sehingga dapat memudahkan pemahaman dan menguatkan hafalan.

Ketiga, membahas beberapa kata keterangan dalam satu kalimat yang utuh sehingga diharapkan akan lebih mudah memahami fungsi dari masing-masing kata keterangan tersebut.

Pak Aam, demikian sebagian teman beliau memanggil, menyebutkan bahwa buku tersebut tidak mencakup Tata Bahasa Arab secara keseluruhan karena diperuntukan bagi mereka para pemula dari berbagai kalangan. Namun demikian diharapkan dapat menjadi fondasi yang kokoh untuk melanjutkan pembelajaran ke materi yang lebih tinggi.

Sebagai bentuk dukungan, beberapa tokoh di Jawa Barat berkenan memberikan pangantara pada buku 'Ilmu Nahwu Shorof Metode Jari Semudah Dzikrullah' ini, yakni, Prof. Miftah Faridl, Prof. Tajul Arifin, dan M Saifudin.

"Alhamdulillah atas pertolongan Allah, buku ini bisa terbit, semoga buku ini menyebar dan memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat karena ilmu ini penting, agar mereka bisa menikmati ibadah seperti Shalat misalnya, yang menggunakan bahasa Arab", harapnya*** 

Penulis/Pewarta: Muhamad Basuki
Editor: Asep el-Abbas
©2021 PENABANDUNG.COM

TAGS:
Bagikan melalui:
Komentar
Berita Lainnya
210622204242-pelak.jpg
Pelaksanaan PTM Terbatas, Dikdik Setia Munardi: Tunggu Instruksi Lebih Lanjut
210615000817-staf-.jpg
Staf dan Pengajar telah Divaksin, SMPN 20 Bandung Siap Laksanakan PTM Terbatas
210527125232-membu.jpg
Membuat Sendiri Eco Enzyme Ala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung
210619184443-guru-.jpg
Guru dan Dosen Kunci Edukasi Penerapan Prokes di Sektor Pendidikan
210529221927-monti.jpeg
Montirnya Siswa SMKN 2 Ciamis, Disdik Jabar Launching Jasa Service Mobil Keliling
Terkini
Headline
Terbanyak Dibaca
Pena Bandung TV
Populer Bulan Ini