CEK FAKTA: Beredar Video Seorang Wanita Kejang dan Pingsan Setelah Divaksin Covid-19

  • HOAX NIH!
  • -
  • Minggu, 21 Februari 2021 | 23:33 WIB

PENABANDUNG.COM - Ramai beredar beberapa waktu lalu, dalam rekaman video di platform media sosial terlihat seorang gadis menderita efek samping parah setelah menerima vaksin Covid-19.

Dilansir APF, 8 Februari 2021, pada keterangan video berbahasa Korea tersebut ditulis "kondisi wanita setalah vaksinasi Covid-19".

"Dia mengalami kejang dan sesak napas parah, dia tidak sadar dan kejang setiap 20 detik".

Disebutkan, video tersebut juga disebarkan melalui media sosial Facebook dan Naver Blog dengan klaim sama.

Sementara saat penabandung.com menelusuri sumber aslinya di sini, pihak Facebook sudah memberi keterangan bahwa video tersebut adalah palsu.

https://band.us/band/74025706/post/7027

Dikirim oleh 이한욱 pada Minggu, 31 Januari 2021

Berbeda dengan Naver Blog, kami mendapatinya pada arsip web yang dapat anda kunjungi di sini.

Cek fakta

Dikutip dari AFP, pencarian Google menemukan bahwa video tersebut diposting di Youtube enam tahun silam, tepatnya pada tanggal 21 Mare 2015, hampir lima tahun sebelum pandemi Corona terjadi.

Ditambahkan, Radio Free Europe/Radio Liberty (RFE/RL) melaporkan rekaman video tersebut pada tanggal 20 Maret 2015. Artikel berbahasa Rusia yang menampilkan tangkapan layar dari rekaman tersebut, menyebutkan video tersebut memperlihatkan seorang gadis di kota Zhanaozen di Kazakhstan yang dirawat di rumah sakit setelah divaksinasi campak.

Mengutip pejabat kesehatan setempat, RFE/RL melaporkan bahwa video tersebut direkam pada Maret 2015. Pejabat tersebut menambahkan bahwa otoritas kesehatan tidak menemukan hubungan efek vaksinasi dengan kondisinya wanita tersebut.

Dengan demikian, klaim rekaman video wanita di Korsel yang dikaitkan dengan efek samping vaksinasi corona merupakan inforamsi yang salah termasuk kategori hoaks jenis false context.***

Penulis/Pewarta: Muhamad Basuki
Editor: Asep el-Abbas
©2021 PENABANDUNG.COM

TAGS:
Bagikan melalui:
Komentar
Berita Lainnya
Terkini
Headline
Terbanyak Dibaca
Pena Bandung TV
Populer Bulan Ini